SOLID GOLD  –  Bursa Asia Melemah, USD Meroket

SOLID GOLD PALEMBANG    –    Senin (10/24) pergerakan bursa saham Asia dilaporkan melemah, menjelang rilis laporan laba perusahaan global serta penguatan USD terhadap sejumlah mata uang utamanya. Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,1% ke 139,56 dan kemudian melemah kurang dari 0,2%.

Seperti dilansir Bloomberg hari ini, lebih dari 350 perusahaan pada indeks Topix Jepang dijadwalkan akan merilis laporan terbaru kinerja kuartalan pekan ini, sementara para analis memprediksikan pertumbuhan laba pada laporan keuangan perusahaan.

Tiga dari empat perusahaan terbesar di dunia dalam hal nilai pasar, termasuk Apple Inc, akan merilis laporannya pekan ini di AS, sedangkan China dijadwalkan akan melaporkan kinerja keuangan empat bank terbesarnya.

Matthew Sherwood, Kepala strategi investasi Perpetual Ltd “Laba adalah kunci utama bagi para investor. Sementara itu, terdapat sejumlah agenda makro penting yang kembali menahan pasar, termasuk pemilihan Presiden AS bulan depan serta pertemuan The Fed dan ECB pada bulan Desember,”.

Indeks USD yang mengukur pergerakan dolar terhadap sejumlah mata uang utama terpantau naik 0,05% atau sebesar 0,050 poin ke 98,745. Sejalan dengan pergerakan bursa Asia, indeks S&P/ASX 200 Australia sebelumnya dilaporkan melemah 0,9% dan indeks Kospi naik 0,4%.

3 hari yang lalu  Indeks MSCI Asia Pacific Index melemah 0,3% ke posisi 139,70, menghentikan penguatan selama 3 hari berturut-turut. Indeks Topix Jepang turun 0,4% dari level tertinggi bulan Mei, menyusul gempa bumi yang terjadi di perfektur Tottori sehingga mengakibatkan pemadaman listrik dan penghentian kereta peluru.

Mark Lister, kepala penelitian kekayaan pribadi di Craigs Investment Partners seperti dikutip Bloomberg “Jika investor telah berinvestasi dengan baik selama beberapa tahun terakhir dan menghasilkan keuntungan besar, masuk akal jika beberapa orang memiliki posisi defensif”.

Bursa Asia telah menguat 1,1% pekan ini menyusul data eknomi China yang stabil menunjukkan pertumbuhan ekonomi China stabil. Investor juga masih menunggu kejelasan mengenai kenaikan suku bunga acuan AS sebelum akhir tahun dan pemilihan presiden bulan depan.   –   SOLIDGOLD