SOLID GOLD  –  Bursa Asia Melebur Dampak USD

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG    –   Kamis (13/10) pergerakan bursa saham Asia selain Jepang dilaporkan melemah di hari ke 3, sejalan dengan penguatan USD yang membebani saham produsen komoditas. Indeks MSCI Asia Pacific selain Jepang turun 0,2% ke 448,07.

Seperti dilansir dari data Bloomberg, risalah rapat pertemuan kebijakan The Fed pada bulan September menunjukkan pernyataan sejumlah pembuat kebijakan akan diperlukannya kenaikan tingkat suku bunga dalam waktu yang relatif cepat, melihat data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan dan inflasi.

Paresh Upadhyaya, ahli strategi Pioneer Investment Management Inc. “Pasar menjadi lebih percaya diri bahwa akhirnya terdapat momentum pertumbuhan pada ekonomi AS. Risalah rapat tersebut menjelaskan perubahan waktu menjadi relatif cepat, sehingga memberikan petunjuk kuat kemungkinan langkah kenaikan pada bulan Desember.”

Saham produsen barang baku turun akibat penguatan dolar yang berpotensi merugikan laba serta di tengah spekulasi bahwa kesepakatan pengurangan suplai minyak tidak akan berhasil.

Bloomberg Dollar Index yang memantau pergerakan kurs USD terhadap sejumlah mata uang utama naik 0,04% atau setara dengan 0,044 poin ke level 98,010. Sejalan dengan pergerakan bursa Asia, indeks S&P/ASX 200 Australia dilaporkan merosot 0,4%, sementara indeks S&P/NZX 50 New Zealand naik 0,4% dan indeks Kospi mengalami sedikit perubahan.

Kemarinnya Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4% ke 139,25 dan kemudian melemah 0,4%. Untuk indeks Topix turun 0,7% bersama dengan indeks Nikkei 225 yang melemah 0,8% di saat yen diperdagangkan di posisi 103,47 per USD.

Seperti dilansir Bloomberg hari ini, indeks S&P 500 Indeks anjlok 1,2%, pelemahan terbesar dalam sebulan, di tengah tumbuhnya spekulasi bahwa bank sentral AS Federal Reserve akan menaikkan tingkat suku bunga acuannya sebelum akhir tahun ini.

Di sisi lain, manufaktur teknologi logam Alcoa Inc. mengawali musim pelaporan laba AS dengan hasil yang mengecewakan investor.

James Woods, Analis investasi global Rivkin Securities “Para investor akan fokus pada laporan laba perusahaan serta prospek ke depannya selama beberapa bulan ke depan, sementara The Fed juga kemungkinan mempersiapkan kenaikan suku bunga pada Desember. Semua faktor ini dapat meningkatkan volatilitas dalam beberapa bulan mendatang.”  –  SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : bisnis.com