PT SOLID GOLD BERJANGKA –  Bursa Asia Bergerak Menguat

PT SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Hari ini (12/08) bursa saham Asia bergerak menguat, dipimpin oleh sektor utilitas. Indeks MSCI Asia Pacific menguat 0,1% ke level 139,17 menuju penguatan sebesar 2,5%. Bursa saham Jepang kembali dibuka setelah libur, dengan indeks Topix menguat 0,7% menyusul melemahnya yen terhadap USD. Indeks The S & P 500, indeks Dow Jones Industrial Average dan indeks komposit Nasdaq ditutup pada level tertinggi

Sementara itu, China dijadwalkan merilis data produksi industri, penjualan ritel dan investasi aset tetap. Seperti yang dikutip dari Bloomberg, Michael McCarthy, kepala analis CMC Markets, “Selama saham AS menguat, pasar saham tetap stabil”.  Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,3%, ineks S&P/ ASX 200 Australia menguat 0,4% sedangkan indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru ikut menguat 0,3%.

Kemarin Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang Indeks mengalami penurunan 0,2%,  tergelincir dari level tertinggi dalam satu tahun terakhir. Saham sektor bahan baku dan energi membukukan kinerja terburuk menyusul harga minyak mentah memperpanjang penurunannya di bawah US$42 per barel menyusul kenaikan stok minyak mentah AS.

Seperti yang dikutip dari data Bloomberg, James Woods, analis di Rivkin Securities, . “Risiko terbesar ke pasar pada saat ini adalah penurunan harga minyak”.  Indeks S&P/ASX 200 Australia melemah 0,6% dan indeks Taiex Taiwan melemah dari level penutupan tertinggi dalam lebih dari 1 tahun terakhir.

Sementara itu, indeks Hang Seng naik ke level tertinggi sejak bulan November, dipimpin oleh perusahaan keuangan, setelah kepala operator bursa kota menyatakan hubungan perdagangan dengan Shenzhen akan segera diumumkan. Seperti yang dilansir Reuters, indeks S&P 500 AS ditutup melemah, hal ini didorong oleh sektor energi menyusul data Badan EIA yang menunjukkan persediaan minyak mentah AS yang naik 1,1 juta barel. Kenaikan stok minyak ikut menekan harga minyak West Texas Intermediate hingga 2,5% ke level US$41,71 per barel, sedangkan minyak mentah Brent turun 0,5% ke US$43,82 per barel   –   SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : market.bisnis.com