SOLID GOLD BERJANGKA  –  Arab Saudi dan Rusia Perpanjang Penguatan Minyak Mentah

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Harga minyak mentah melonjak lebih tinggi terdukung kesepakatan produsen minyak utama dunia yang memperpanjang waktu pemotongan produksi. Harga minyak mentah berjangka A.S. berakhir naik $ 1,26, atau 2,4%, di $ 53,90, ditutup pada level tertinggi 8 bulan yang akan kembali ke 28 Februari. Harga minyak mentah berjangka Brent naik setinggi $ 60,53, level tertingginya sejak 3 Juli 2015. Angka itu naik $ 1,02 atau 1,7 persen, pada $ 60,32.

Menjelang pertemuan kebijakan OPEC berikutnya, Arab Saudi dan Rusia menyatakan dukungan mereka untuk memperpanjang kesepakatan global untuk mengurangi pasokan minyak selama sembilan bulan lagi, sekretaris OPEC mengatakan kepada Reuters pada hari Jumat. Pakta tersebut berjalan sampai Maret 2018.

Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman mengatakan kepada Reuters pada hari Kamis bahwa kerajaan tersebut akan mendukung perpanjangan pemotongan hasil dalam upaya untuk menstabilkan permintaan dan penawaran minyak. TransCanada Corp mengatakan dalam sebuah pengajuan pada hari Kamis bahwa mereka berusaha menaikkan harga spot sementara untuk minyak mentah ringan pada pipa Marketlink 700.000 barel per hari. Berita tersebut mengirimkan diskon patokan minyak mentah A.S. terhadap patokan global Brent ke level terlebar dalam sebulan.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah berpotensi naik dengan optimisme perpanjangan waktu pemotongan produksi OPEC. Harga diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Resistance $ 54,40 -$ 54,90, dan jika harga turun akan bergerak dalam kisaran Support $ 53,40-$ 52,90.  –  SOLID GOLD BERJANGKA