SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG –¬†Nilai tukar rupiah terhadap USD pada pembukaan perdagangan hari ini terpuruk dikisaran level Rp13.400/USD, ini karena pengaruh keputusan Inggris meninggalkan UE. Penguatan Nilai tukar rupiah terjadi saat poundsterling jatuh kembali ke level terendahnya.

Berdasarkan data Yahoo Finance posisi rupiah terhadap USD dibuka di level kisaran Rp13.410 – Rp13.515/USD atau menguat tipis dibanding penutupan akhir pekan yaitu di level Rp13.415/USD. Pergerakan rupiah semakin melemah setelah pada ke posisi Rp13.475/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jisdor BI, rupiah mengawali pembukan pada level Rp13.495/USD. Rupiah terlihat semakin memburuk dari posisi sebelumnya di level Rp13.296/USD atau anjlok sebesar 199 poin.

Menurut data Bloomberg, rupiah sesi pagi terperosok di posisi Rp13.468/USD dengan kisaran harian Rp13.425 – Rp13.535/USD. Posisi ini melemah dibanding penutupan sebelumnya pada level Rp13.391/USD. Dan semakin parah bergerak menjadi Rp13.469/USD.

Pada data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah juga menunjukkan penyusutan pada level Rp13.480/USD atau semakin anjlok dibanding kemarin di level Rp13.422/USD.

Seperti dilansir BBCnews, Senin (27/6) Nilai tukar poundsterling jatuh pada sesi awal perdagangan di pasar keuangan Jepang. Di Tokyo, nilai tukar pound terhadap yen mencapai 137,16 yen atau turun dari 139,64 yen.

Penurunan ini cukup signifikan mengingat yen dianggap sebagai salah satu mata uang safe haven alias walau terjadi gejolak pasar. Untuk nilai tukar pound terhadap USD mencapai 1,3440 atau turun 2 persen dari penutupan perdagangan Jumat tadi. Sementara nilai tukar pound terhadap euro berada pada 1,2165 atau turun 1,3 persen – SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : ekbis.sindonews.com