PT SOLID GOLD BERJANGKA   –    Saatnya Untuk Berinvestasi Selain Gaji

PT SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG    –   Banyak orang berpikir bahwa investasi hanya untuk kalangan kaya dan berduit lebih. Mayoritas orang rajin bekerja mengumpulkan uang dengan harapan nantinya bisa ikut investasi. Padahal, investasi adalah sesuatu yang bisa berguna di masa depan, bukan sesuatu yang baru dimulai di masa depan.

Namun, Anda harus ingat bahwa Indonesia punya pertumbuhan inflasi yang lumayan tinggi. Bila Anda menabung di bank dengan suku bunga 3 persen, sementara misalnya inflasi mencari 5%, ini artinya Anda rugi 2%.

1. Usia muda saat tepat investasi
Gaji belum seberapa, untuk makan sehari-hari dan senang-senang sedikit juga sudah tak bersisa. Pendapat ini jelas-jelas salah. Kalau Anda sudah berkeluarga nanti, kebutuhan justru semakin banyak. Memang bisa jadi pendapatan lebih besar, tapi pengeluaran juga sama besarnya. Disaat masih muda, belum ada tanggungan selain diri sendiri, mulailah berinvestasi.

2. Perhatikan tujuan investasi
Hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah tujuan investasi. Biasanya, investasi memang untuk jangka panjang. Tapi tak menutup kemungkinan juga untuk jangka pendek, misalnya untuk persiapan nikahan 3-5 tahun ke depan. Bentuk investasi Anda sangatlah penting diperhatikan. Bila tujuan Anda adalah investasi jangka panjang.

3. Pisahkan tabungan investasi
Berbeda dengan tabungan. Uang Anda yang disimpan di bank dalam bentuk tabungan tidak akan menghasilkan apa-apa, selain nominal yang disetor di awal. Mungkin hanya ditambah sedikit bunga. Sementara investasi bisa memberikan keuntungan yang cukup tinggi asalkan Anda sabar dengan segala naik turunnya. Investasi biasanya jangka panjang,

4. Sesuaikan investasi dengan gaji
Investasi juga terdiri dari berbagai macam. Mulai dari investasi reksadana, saham online, trading forex, logam mulia, sampai investasi property. Masing-masing investasi punya kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Pilihan investasi juga harus dilihat dari kemampuan. Bila gaji Anda masih di bawah 4 juta.

5. Risiko investasi
Berbeda dengan tabungan, investasi punya dua kemungkinan yaitu keberhasilan kegagalan. Tidak ada yang pernah bisa memprediksi kondisi pasar. Oleh karena itu mempelajari kondisi pasar secara cermat akan sangat membantu.
Ketika Anda akan berinvestasi pada suatu perusahaan, teliti dulu bagaimana kondisi perusahaan. Tergesa-gesa meletakkan dana investasi pada perusahaan yang tidak sehat risikonya juga semakin besar.

6. Investasi berbagai bidang
Diversifikasi di dalam investasi juga perlu. Jangan menaruh seluruh uang yang Anda punya pada satu perusahaan atau barang meskipun saat ini perusahaan itu terlihat sangat prospektif. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di depan. Investasikan uang Anda di beberapa tempat atau produk yang berbeda. Agar kalau satu lepas, tidak kehilangan segalanya    –   SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : merdeka.com