PT SOLID GOLD BERJANGKA  – Sentimen Bullish Dukung Penguatan Minyak Mentah

PT SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Harga minyak mentah A.S. membukukan kenaikan terbaiknya dalam lebih dari 1 tahun, didukung oleh sentimen bullish rencana perpanjangan pemotongan produksi OPEC, tingkat kepatuhan pemotongan produksi meningkat, juga penurunan persediaan AS. Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate di AS berakhir naik 24 sen lebih tinggi pada $ 54,54, tingkat penutupan terbaik sejak 2 Juli 2015. WTI hampir 30 persen di atas level 2017-rendah di bulan Juni.

Goldman Sachs mengatakan, pihaknya memperkirakan pertumbuhan produksi minyak A.S. tahun-ke-tahun sebesar 0,8 juta sampai 0,9 juta barel per hari pada akhir tahun 2017. Itu akan menghasilkan produksi akhir 2017 pada level 9,6-9,7 juta bpd, hanya sedikit di atas level saat ini. EIA mengatakan bahwa rekor 2,1 juta bpd minyak mentah A.S. diekspor dalam minggu terakhir.

Pedagang mengatakan hal ini disebabkan perdagangan minyak mentah A.S. dengan diskon besar untuk Brent, membuat ekspor menarik. Minyak juga didukung oleh turunnya persediaan minyak mentah A.S. meski terjadi kenaikan produksi. Persediaan minyak mentah A.S. turun 2,4 juta barel pekan lalu meskipun produksi meningkat 46.000 bpd menjadi 9,55 juta barel per hari.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah berpotensi naik dengan sentimen bullish kepatuhan pemotongan produksi OPEC dan Rusia, juga penurunan persediaan AS. Harga diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support $ 53,80 -$ 53,30, dan jika harga naik akan bergerak dalam kisaran Resistance $ 54,80-$ 55,30.  –  PT SOLID GOLD BERJANGKA