PT SOLID GOLD BERJANGKA  –  Reboundnya Dollar Membuat Emas Bertahan Dizona Merah

PT SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –    Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange masih berakhir melemah, karena dolar yang menguat mengurangi permintaan terhadap logam mulia. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, turun 5,80 dolar atau 0,45% menjadi ditutup pada 1.275,80 dolar per ounce.

Logam mulia telah meningkat hampir 1% selama sesi sebelumnya, terutama didorong oleh lonjakan harga minyak mentah dan melemahnya dolar. Kemarin dolar berbalik menguat atau “rebound” dengan indeksnya, sebuah ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,23% menjadi 94,96.

Indeks dolar dan emas biasanya bergerak terbalik, karena dolar yang menguat membuat emas kurang menarik bagi investor asing yang menggunakan mata uang lainnya. Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 30,76 poin atau 0,13% menjadi 23.517,66 poin. Jatuhnya ekuitas telah membatasi penurunan lebih lanjut pada emas berjangka.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 29,5 sen atau 1,71%, menjadi ditutup pada 16,94 dolar per ounce. Platinum untuk penyerahan Januari berikutnya turun 9,7 dolar atau 1,04% menjadi menetap di 925,30 dolar per ounce. –   PT SOLID GOLD BERJANGKA

Indeks dolar dan emas biasanya bergerak terbalik, karena dolar yang menguat membuat emas kurang menarik bagi investor asing yang menggunakan mata uang lainnya. Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 30,76 poin atau 0,13% menjadi 23.517,66 poin. Jatuhnya ekuitas telah membatasi penurunan lebih lanjut pada emas berjangka.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 29,5 sen atau 1,71%, menjadi ditutup pada 16,94 dolar per ounce. Platinum untuk penyerahan Januari berikutnya turun 9,7 dolar atau 1,04% menjadi menetap di 925,30 dolar per ounce. –   PT SOLID GOLD BERJANGKA