PT SOLID GOLD BERJANGKA  –  Pasca Pidato Trum Wallstreet Menguat

PT SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG   –   Kamis (12/01) Bursa saham AS ditutup lebih tinggi, mengabaikan penurunan tajam saham perawatan kesehatan menyusul pernyataan yang dibuat oleh Presiden terpilih Donald Trump. Kenaikan Wall Street didukung lonjakan harga minyak mentah.

Harga minyak mentah naik tertinggi lebih dari 1 bulan terdorong pelemahan dollar AS setelah konferensi pers oleh Presiden AS terpilih Donald Trump dan di tengah berita bahwa Arab Saudi telah memotong ekspor ke Asia. Harga minyak mentah WTI AS ditutup naik $ 1,43, atau setara 2,8% pada $ 52,25 per barel.

Wall Street juga bersiap diri untuk awal musim pendapatan, sebagai raksasa perbankan JPMorgan Chase dan Bank of America, antara lain, yang dijadwalkan untuk melaporkan hasil kuartalan pada hari Jumat. Di pasar obligasi, Treasury AS diperdagangkan lebih tinggi setelah konferensi pers Trump, dengan imbal hasil surat utang 10-tahun jatuh ke 2,365% dan imbal hasil dua tahun surat utang memegang dekat 1,18%.

USD  turun 0,2% terhadap sekeranjang mata uang setelah diperdagangkan lebih tinggi, dengan euro dekat $ 1,057 dan yen sekitar 115,38. Pound sempat jatuh sekitar 1 persen terhadap dolar, menembus di bawah $ 1,21. Sterling terakhir diperdagangkan di $ 1,22. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 98,75 poin, atau 0,5 persen, menjadi ditutup pada 19,954.28, dengan kenaikan tertinggi saham Merck dan Pfizer yang turun.

Indeks S & P 500 naik 6,42 poin, atau 0,28 persen, menjadi berakhir pada 2,275.32, dengan sektor energi memimpin delapan sektor yang lebih tinggi dan sektor perawatan kesehatan yang turun tertinggi. Indeks Nasdaq naik 11,83 poin, atau 0,21 persen, menjadi ditutup pada 5,563.65. Menurut Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street berpotensi lemah jika jobless claim meningkat. Juga akan mencermati harga minyak mentah.  –  PT SOLID GOLD BERJANGKA