PT SOLID GOLD BERJANGKA | WTI Bergerak Tipis, Permintaan Bensin Menurun

PT SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG – Kamis (04/05) Harga minyak WTI pagi ini terpantau turun 0,36% ke US$47,65 per barel pada pukul 07.22 WIB, sedangkan harga minyak Brent turun 0,35% ke posisi 50,61. Kondisi ini berbalik dibandingkan pergerakan harga minyak mentah yang berakhir dengan sedikit kenaikan pada perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), di saat pasar mencermati data pemerintah AS yang menunjukkan bahwa meskipun terdapat tanda-tanda menyusutnya kelebihan suplai minyak mentah namun jumlah persediaan tetap besar dengan lesunya permintaan untuk bensin.

Harga minyak WTI kontrak Juni 2017 berakhir naik 0,34% atau 0,16 poin ke US$47,82 per barel, setelah dibuka dengan penguatan 0,97% di posisi 48,12. Adapun patokan Eropa minyak Brent untuk kontrak Juli 2017 ditutup naik 0,65% atau 0,33 poin ke US$50,79, setelah dibuka dengan penguatan 1,05% atau 0,53 poin di posisi 50,99.

Di awal perdagangan, WTI turun hingga $47.30, terendah sejak 27 Maret, setelah badan energi AS Energy EIA menyatakan jumlah stok minyak mentah mingguan turun 930.000 barel menjadi 527,8 juta atau lebih kecil dari prediksi penurunan sebesar 2,3 juta barel.

Pergerakan harga pun fluktuatif di saat para analis mencermati data EIA yang menunjukkan kenaikan jumlah stok bensin sebesar 191.000 barel, jauh lebih kecil dari prediksi kenaikan sebesar 1,3 juta barel. Meski demikian, permintaan bensin turun 2,7% selama empat pekan terakhir dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Sementara perhatian pasar tertuju pada produksi AS, para investor juga memantau apakah negara-negara produsen telah mematuhi kesepakatan mereka untuk memangkas produksi sekitar 1,8 juta barel per hari (bph) pada pertengahan tahun. Rusia, yang berkontribusi penurunan produksi terbesar di luar OPEC, menyatakan pada 1 Mei, bahwa negara tersebut telah mengurangi produksi lebih dari 300.000 bph sejak mencapai puncak produksi pada Oktober. – PT SOLID GOLD BERJANGKA