PT SOLID GOLD BERJANGKA  –  Turunya Yen Pengaruhi Penguatan Indeks S&P 500

PT SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Nilai tukar yen melemah, sedangkan sejumlah indeks saham di Asia bergerak ke posisi lebih tinggi, mengekor rekor yang dibukukan Wall Street. Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,4% dan indeks S&P/ASX 200 Australia menanjak 0,5%. Pada saat yang sama, indeks S&P 500 diindikasikan naik 0,2% setelah berakhir dengan penguatan di posisi 2.500,23.

Adapun nilai tukar yen melemah 0,3% ke posisi 111,13 per usd. Pamor mata uang yen sebagai aset safe havenmerosot seiring dengan tidak terjadinya skenario terburuk dari isu Korea Utara dan badai di Amerika Serikat. Dilansir Bloomberg, indeks S&P 500 menguat bersama pergerakan saham di Australia dan Korea Selatan, meskipun perdagangan di pasar Jepang ditiadakan hari ini karena libur.

Indeks S&P 500 menembus level 2.500 untuk pertama kalinya pada hari Jumat, sementara indeks Dow Jones Industrial Average mencatat rekor baru saat investor mengabaikan uji coba rudal terbaru Korea Utara terbaru. Performa usd menguat setelah terkoreksi pada hari Jumat ketika rilis data penjualan ritel AS meningkatkan kekhawatiran tentang kekuatan ekonomi negara adidaya tersebut.

Fokus pasar saat ini tertuju pada pertemuan The Fed pekan ini, dimana para pembuat kebijakan diperkirakan akan mengumumkan dimulainya langkah pengurangan neraca the Fed tersebut senilai US$4,5 triliun, seraya mempertahankan tingkat suku bunga acuan. Dengan prospek ekonomi AS yang dibayangi Badai Harvey, investor akan mencermati pernyataan Gubernur The Fed Janet Yellen berikut sejumlah Ketua wilayah demi mendapatkan petunjuk mengenai langkah The Fed berikutnya – PT SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG