PT SOLID GOLD BERJANGKA  –  Indeks Dollar Tersandung Politik Di Amerika

PT SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG  –  Dolar terganjal profit taking setelah kenaikan mingguan terbesarnya tahun ini. Investor juga mulai berhati-hati di tengah berita bahwa mantan manajer kampanye Donald Trump menghadapi tuduhan konspirasi melawan Amerika Serikat. Dolar menikmati minggu terbaiknya tahun lalu dan lingkungan risk-off mendorong pedagang untuk menjual greenback dan mengambil keuntungan tersebut, kata Harajli.

Perhatian tersebut digarisbawahi oleh serentetan laporan ekonomi A.S. yang akan dirilis minggu ini dan menjelang pertemuan para pembuat kebijakan Federal Reserve pada hari Selasa dan Rabu. Keengganan risiko mengangkat yen Jepang terhadap dolar, yang sering kali dicari pada saat ketidakpastian geopolitik. Dolar turun 0,49% menjadi 113,11 yen, mendekati level terendah satu minggu.

Euro menguat 0,39 persen terhadap dolar, bangkit kembali dari level terendah tiga bulan pada hari Jumat. Dolar juga terbebani oleh berita bahwa Trump kemungkinan akan mengumumkan Gubernur Fed Jerome Powell sebagai ketua Fed berikutnya akhir pekan ini. Powell dipandang menginginkan tingkat suku bunga lebih rendah daripada Kevin Warsh atau John Taylor, dua nama lainnya dikatakan sebagai pertimbangan.

Suku bunga yang lebih rendah membuat mata uang kurang menarik bagi investor untuk dipegang. Malam nanti akan dirilis data CB Consumer Confidence AS Oktober yang diindikasikan meningkat. Analyst Vibiz Research Center memperkirakan dolar AS akan bergerak lemah terpicu berita politik AS. Namun jika malam nanti data CB Consumer Confidence AS Oktober terealisir meningkat, akan menguatkan dolar.  –   PT SOLID GOLD BERJANGKA