PT SOLID GOLD BERJANGKA  –  Emas Mendekati Level Terendahnya, Setelah Dollar Menguat

PT SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG – Harga emas turun mendekati level terendah tertekan penguatan dolar setelah Senat A.S. menyetujui perombakan pajak yang besar dan pasar melihat ke depan untuk pertemuan The Fed akhir bulan ini. Harga emas spot LLG turun 0,5% pada $ 1,274.16 per ons, level terendah sejak 6 November. Harga emas berjangka A.S. untuk pengiriman Februari turun $ 4,60, atau 0,4 persen, di $ 1,277.70 per ons.

Dolar terangkat oleh ekspektasi bahwa pemotongan pajak A.S. akan mendorong pertumbuhan ekonomi, yang dapat memicu inflasi dan mendorong suku bunga A.S. yang lebih tinggi saat The Fed. bertemu pada 12-13 Desember. Senat A.S. menyetujui sebuah RUU reformasi pajak pada hari Sabtu, membawa Presiden Donald Trump melakukan langkah besar mendekati tujuannya untuk memotong pajak untuk bisnis dan orang kaya sambil menawarkan kombinasi perubahan kepada masyarakat umum Amerika.

Di logam mulia lainnya, perak tergelincir 0,8% menjadi $ 16,31 per ons, setelah turun ke $ 16,22, terendah sesi terakhir. Platinum turun 1,33% pada $ 925, menyentuh level terendah hampir dua minggu di $ 918. Palladium turun 2,3% menjadi $ 996,50 per ons, mencapai $ 993,97, satu minggu terendah.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas akan bergerak turun jika penguatan dolar berlanjut. Namun perlu dicermati upaya bargain hunting, juga gejolak politik di AS dan kekuatiran gangguan keamanan seputar peluncuran rudal Korea Utara bergejolak, akan dapat mengangkat emas. Harga emas diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $ 1,272-$ 1,270, dan jika harga bergerak naik akan berada di kisaran Resistance $ 1,276-$ 1,278. – PT SOLID GOLD BERJANGKA