PT SOLID GOLD BERJANGKA   –   Bursa China Bergerak Tak Menentu

PT SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG    –    Jumat (09/09) pergerakan bursa saham China terpantau bervariasi, setelah keluarnya data inflasi di bulan Agustus yang menunjukkan perlambatan. Indeks Shanghai Composite berbalik naik tipis 0,02% atau setara dengan 0,62 poin ke level 3.096,57, setelah dibuka turun tipis 0,02% atau setara dengan 0,53 poin di posisi 3.095,43.

Dari 1.165 saham yang terdaftar pada indeks Shanghai Composite, 425 di antaranya menguat, 606 yang melemah, sedangkan 134 saham mengalami stagnam. Saham Inner Mongolia Junzheng Energy & Chemical Industry Group Co. Ltd. melaju pesat 6,94%, sementara saham China Life Insurance Co. Ltd. naik 0,59%, sedangkan saham CRRC Corp Ltd. menguat 1,08%, dan saham Liaoning Hongyang Energy Resource Invest Co. Ltd. terbalik 10,01%.

Pada saat yang sama, pergerakan indeks CSI 300 di Shenzen yang berisi saham-saham bluechips melemah 0,08% atau setara dengan 2,75 poin ke level 3.336,81. Sebelumnya indeks CSI dibuka turun tipis 0,01% atau setara dengan 0,19 poin ke level 3.339,37. Sementara itu, nilai tukar renminbi China terpantau melemah 0,13% ke posisi 6,6754 per USD. 1 hari sebelumnya Indeks Shanghai Composite ditutup menguat 0,13% atau setara dengan 4,03 poin ke level 3.095,95, sedangkan indeks CSI300 melemah tipis 0,04% atau setara dengan 1,26 poin ke level 3.339,56

Seperti dikutip Reuters, analis menyatakan pasar sudah memperkirakan data perdagangan positif setelah rilis indeks manajer pembelian PMI pada bulan Agustus sebelumnya menunjukkan perekonomian negara tersebut mulai stabil. Namun, peluang untuk pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut semakin tipis.

Sementara it, Badan Administrasi Umum Bea Cukai China merilis data hari ini yang menunjukkan ekspor China pada Agustus  turun 2,8%  dari tahun sebelumnya,  , sementara impor justru diluar dugaan, naik 1,5%. Impor meningkat untuk pertama kalinya dalam 22 bulan terakhir, sehingga menjadikan surplus perdagangan negara itu sebesar US$ 52,05 miliar pada bulan tersebut. Analis yang disurvei oleh Reuters sebelumnya memperkirakan ekspor turun 4,0% dan impor turun 4,9%    –    SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : vibiznews.com