SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG – Bluetooth ? ya mungkin kita sudah melupakannya, namun hidup kita masih dikelilingi oleh Bluetooth. Hampir seluruh perangkat digital memiliki koneksi Bluetooth, baik Smartphone, tablet, laptop, headphone, speaker, TV, serta konsol game pasti dilengkapi perangkat Bluetooth. Hal ini dikarenakan Bluetooth bisa melakukan banyak hal, seperti memainkan audio dari sumber ke speaker, hingga transfer data.

Pada beberapa tahun lalu hingga sekarang, Bluetooth masih jadi teknologi konektivitas nirkabel antara dua perangkat yang masih terpercaya. Namun, Bluetooth mengalami banyak perubahan dari tahun ke tahun, terutama dalam prosesnya.

Berikut 5 mitos tentang Bluetooth yang harus dibasmi.

1. Menyalakan Bluetooth bisa menghabiskan baterai

Jika flashback saat smartphone belum begitu populer, Bluetooth menyerap cukup banyak daya baterai. Hal ini dikarenakan Bluetooth mencari perangkat lain secara otomatis untuk ‘pairing.’ Tapi sekarang sudah tak terjadi lagi, karena standar Bluetooth sudah meninggi dan dapat menghemat konsumsi daya baterai.

Jika Bluetooth digunakan untuk terhubung dengan headphone, daya baterai tidak akan berkurang jika tidak memainkan lagu di headphone.

2. Sinyal Bluetooth tak baik bagi kesehatan

faktanya, tak pernah ada bukti kuat yang menunjukkan hal tersebut. Mungkin saja sinyal radiasi Bluetooth atau smartphone juga cukup berbahaya bagi kesehatan. Namun satu hal yang kita ketahui bersama adalah headset Bluetooth justru melindungi Anda dari radiasi smartphone.

Faktanya lagi, Bluetooth di berbagai perangkat modern hanya menyerap 1mW. Sebaliknya daya 1.000mW hingga 2.000mW terserap ketika smartphone mengoperasikan layanan 3G atau 4G.

3. Bluetooth hanya bekerja di ruangan yang kecil

Mungkin Bluetooth di smartphone Anda hanya bisa bekerja di jarak pendek, mungkin benar. Namun, Bluetooth kelas 3 hanya bisa digunakan di jarak kurang dari 10 meter, kelas 2 hanya bisa digunakan di jarak sekitar 10 meter dan jika lebih tak seberapa maksimal, dan yang paling baik adalah kelas 1 yang bisa digunakan hingga jarak 100 meter dan bisa lebih.

4. Bluetooth yang aman ialah yang “Non-Discoverable”

Yang dimaksud mode Non-Discoverable adalah mode dimana perturan data melalui bluetooth tak muda di baca oleh perangkat lain yang tak terhubung dengan perangkat bluetooth yang kita inginkan.

Namun hal paling aman bukan mengatur ke mode ‘non-discoverable,’ namun mengganti password ke yang lebih aman.

5. Sinyal Bluetooth mengganggu sinyal Wi-Fi

Seperti halnya teknologi nirkabel lain, Bluetooth menggunakan frekuensi radio 2.4GHz untuk mengirim dan menerima data. Frekuensi yang sama digunakan oleh jaringan Wi-Fi, bahkan microwave – SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : merdeka.com