Masalah Kesehatan Jika Lama Duduk – PT Solid Gold Berjangka

PT SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG – Baik karena kebiasaan sehari-hari atau karena pekerjaan, pada saat ini orang cenderung duduk lebih lama dibanding pada masa lalu.

Hal ini juga bisa kamu alami ketika duduk lama di kendaraan pada saat perjalanan.

Berdasar sebuah penelitian, kebiasaan duduk dalam jangka panjang saat bekerja bisa menimbulkan masalah baik secara mental maupun fisik.

Paling mudah, hal ini bisa menyebabkan terjadinya nyeri dan peradangan pada sejumlah bagian tubuh.

Masalah kesehatan yang muncul dari kebiasaan ini juga tidak sepele.

Terdapat berbagai masalah yang mungkin muncul seperti pembekuan darah bahkan hingga munculnya penyakit jantung.

Pada tahun 2018, penelitian di UCLA menemukan hubungan antara gaya hidup kurang gerak serta penipisan pada bagian otak tertentu.

Bagian tersebut bisa membuat kamu kesulitan mengingat sesuat hal.

Depresi Dan Cemas

Semakin sering kamu duduk saat bekerja, semakin besar risiko masalah mental ini bahkan ketika kamu berolahraga.

Penelitian lain menunjukkan bahwa semakin sering seseorang bergerak dalam sehari, maka semakin gembira dia.

Nyeri Leher

Duduk selama empat jam bisa mempengaruhi bagian bawah punggung, terang Gregory Billy, M.D, profesor bidang ortopedi dan rehabilitasi dari Penn State University. ‘

Postur tubuh busuk juga bisa berujung pada masalah di leher dan punggung.

Kanker

Risiko kanker usus dan endometrial bakal meningkat ketika kamu terlalu lama duduk bahkan ketika disertai dengan olahraga.

Hal ini terjadi karena peradangan, bertambahnya berat badan, serta perubahan lain.

Sebuah hasil temuan di Journal of the National Cancer Institute menemukan bahwa setiap tambahan dua jam duduk, risiko kanker usus meningkat 8 persen.

Pada kanker endometrial, hal ini meningkatkan risiko hingga 10 persen.

Obesitas

Duduk membuatmu membakar lebih sedikit kalori dan menurunkan kemampuan hormon insulin untuk mengeluarkan glukosa dari darah dan sel.

Kolesterol serta peradangan mungkin naik. Perubahan metabolisme pada lemak juga mungkin menurunkan fungsi vaskular.

Tulang Lemah

Olahraga angkat beban, termasuk berdiri dan berjalan bisa memberi tekanan pada tulang dengan cara yang baik.

Hal ini bisa membuat sel khusus untuk mengganti jaringan lama dengan yang baru.

Ketika kamu duduk terlalu lama, pergantian tulang ini lebih sedikit terjadi.

Hal ini membuat tulang lebih lemah dan kamu memiliki risiko osteoporosis lebih besar terutama semakin kamu menua – PT SOLID GOLD BERJANGKA