Harga Emas Minggu Ini Berpeluang Naik – Solid Gold

SOLID GOLD PALEMBANG – Analis masih mengamati level harga emas USD 1.850 dengan cermat karena tekanan inflasi mulai memanas.

Namun, prospek ekonomi yang tidak pasti memaksa Federal Reserve untuk tetap bersabar dan mempertahankan kebijakan moneternya yang sangatlonggar.

Analis mengatakan bahwa harga emas berada di posisi bagus karena lebih banyakinvestor mencari lindung nilai inflasi. Minat baru pada emas datang setelah CPIAS tahunan naik 4,2 persen bulan lalu, peningkatan paling signifikan dalam 13tahun.

Sementara itu, Kamis, harga produsen AS naik 6,2 persen untuk tahun ini,rekor kenaikan terbesar.

Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities, mengatakan meskipun inflasi naik, masih terlalu dini untuk mengatakan apakah inflasi akan lebih permanen atau sementara, yang sejalan dengan ekspektasi dari Federal Reserve.

Melek menambahkan, TD saat ini berada di kubu inflasi yang akan bersifat sementara.

Dia menjelaskan, meski harga komoditas terus naik, ada cukup kapasitas cadangan dalam ekonomi global untuk mengakomodasi siklus bull-market baru ini.

Dengan inflasi yang meningkat dan bank sentral AS ingin mempertahankan kebijakan moneternya, Melek mengatakan bahwa hanya masalah waktu sebelum harga emas naik di atas USD 1.850 per ounce.

Dia menambahkan bahwa jika level harga itu tembus maka target utama berikutnya adalah tertinggi Januari di atas USD 1.900.

Sean Lusk, co-direktur lindung nilai komersial di Walsh Trading, mengatakan bahwa dia bullish pada emas karena inflasi nyata.

Dia menambahkan bahwa meski ada ancaman bahwa kenaikan inflasi akan mendorong imbal hasil obligasi lebih tinggi karena pedagang berpendapatan tetap mulai mengantisipasi kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Namun, dia menambahkan, penurunan harga emas karena kenaikan imbal hasil obligasi merupakan peluang pembelian – SOLID GOLD

Leave a Reply

Your email address will not be published.