Harga Emas Melonjak Usai Pengumuman Data Inflasi AS – Solid Berjangka

SOLID BERJANGKA PALEMBANG – Harga emas naik pada penutupan perdagangan hari Kamis atau Jumat pagi waktu Jakarta setelah data inflasi AS menunjukkan angka yang lebih tinggi dari harapan.

Data tersebut meredakan kekhawatiran bahwa Bank Sentral AS atau the Federal Reserve Tthe Fed akan mengurangi dukungan stimulus moneter.

Jumat , harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi USD 1.893,75 per ounce pada pukul 13.43 EDT, setelah sebelumnya mencapai level terendah sejak 4 Juni di USD 1.869,46 per ounce.

Sedangkan harga emas berjangka AS menetap di USD 1.896,40 per ounce.

Data menunjukkan harga konsumen AS meningkat lebih pada Mei karena pemulihan ekonomi yang berkelanjutan dari pandemi mendorong permintaan domestik. Klaimpengangguran mingguan juga turun ke level terendah dalam hampir 15 bulan.

Dari data inflasi ini pelaku pasar sangat percaya bahwa Federal Reserve AS tidak akan mengubah sikap dalam waktu dekat dengan tetap mengandalkan kebijakan akomodatif.

Dengan begitu kesempatan emas tetap ada,” kata analis senior OANDA, Edward Moya.

Beberapa sentimen yang menekan harga emas memang masih ada, tetapi pada akhirnyaketakutan soal inflasi sudah mereda yang dapat memicu pengetatan kebijakan Fed,”tambah Moya.

Investor juga memperhatikan janji Bank Sentral Eropa untuk mempertahankan aliranstimulus yang stabil selama musim panas.

Kami memperkirakan harga emas akan bergerak lebih tinggi dalam beberapa minggumendatang, dan ekspektasi inflasi akan tetap menjadi titik fokus kata analisStandard Chartered, Suki Cooper.

Selera investor baru-baru ini telah lebih dari mengimbangi permintaan emas fisik yang lemah, terutama dari India dan Cina tambah dia – SOLID BERJANGKA

Leave a Reply

Your email address will not be published.