SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG – Bursa saham Hong Kong anjlok pada awal perdagangan hari ini, Jumat (24/6), menyusul laporan hasil poling sementara referendum Inggris yang melemahkan pergerakan mata uang pound sterling dan mengancam pendapatan perusahaan yang ikut dengan Inggris.

Indeks Hang Seng meluncur 3,85 persen atau 802,47 poin ke 20.065,87, setelah sempat dibuka dengan pelemahan 1,84 persen atau 384.83 poin ke level 20.483,51.

Seluruh 50 saham yang diperdagangkan di Hang Seng ikut melemah, yang paling besar adalah perusahaan finansial HSBC Holdings Plc. yang sepertiga jumlah pendapatannya didapat dari Eropa

Pelemahan indeks Hang Seng didorong oleh saham HSBC Holdings PLC. yang terperosok 8,17 persen, Tencent Holdings Ltd. yang jatuh sebanyak 2,95 persen, sedangakan AIA Group Ltd. yang anjlok 2,81 persen, dan Industrial & Commercial Bank of China Ltd. yang jatuh 3,60 persen.

Sementara, untuk saham China Construction Bank Corp. dan Bank of China Ltd. ikut melemah sebersar 3,60 persen dan 2,94 persen.

Menurut Ronald Wan, selaku kepala eksekutif Partners Capital “Hong Kong adalah pasar yang sangat terbuka jadi akan sangat mudah untuk siapapun untuk keluar,”. – SOLIDGOLD BERJANGKA

sumber : bisnis.com