Emas Turun Saat Harapan Pulihnya Ekonomi Kembali – Solid Berjangka

SOLID BERJANGKA PALEMBANG – Harga emas jatuh ke level terendah dalam satu pekan dipicu data ekonomi positif dari Amerika Serikat.

Kondisi ini meningkatkan harapan tentang pemulihan ekonomi yang cepat, sehingga merusak daya tarik logam safe-haven.

Harga Emas

Pada Hari Jumat harga emas di pasar spot turun 0,6 persen menjadi USD 1.930.58 per ounce, setelah sebelumnya jatuh ke posisi USD1.926,99. Adapun harga emas berjangka AS turun 1,7 persen menjadi USD 1.944,70.

Klaim pengangguran mingguan AS turun di bawah 1 juta pada minggu lalu. Ini merupakan kedua kalinya sejak pandemi dimulai, tetapi tidak menandakan pemulihan yang kuat di pasar tenaga kerja.

Data minggu ini mendorong optimisme tentang pemulihan yang stabil karena pesanan baru untuk barang-barang buatan AS meningkat lebih dari yang diharapkan pada bulan Juli.

Sementara data manufaktur AS menunjukkan aktivitas dipercepat ke level tertinggi hampir dua tahun pada Agustus.

Stimulus Ekonomi

Namun, Gubernur Federal Reserve Lael Brainard mengatakan bank sentral AS perlu mengeluarkan lebih banyak stimulus untuk mendukung ekonomi yang masih menderita dari efek negatif pandemi virus.

Tindakan gubernur Fed untuk memberikan lebih banyak stimulus memperkuat fakta bahwa ekonomi masih dalam krisis dan sedikit penurunan aset safe-haven seperti emas yang kami lihat hanyalah konsolidasi jelas Meger.

Investor kini sedang menunggu laporan angka penggajian AS yang keluar pada Jumat ini. Di sisi teknis.

Dalam waktu dekat, emas mungkin tetap dalam kisaran luas dengan dukungan sekitar USD 1.910 dan resistensi di sekitar USD 1.985 kata analis FXTM Lukman Otunuga.

Harga emas turun lebih dari 1,5 persen pada perdagangan Rabu (Kamis waktu Jakarta) karena dolar menguat danrebound yang kuat di sektor manufaktur AS. Hal ini memicu harapan pemulihan ekonomi yang lebih cepat di tengah pandemi virus corona.

Dikutip dari CNBC harga emas di pasar spot turun 1,6 persen menjadi USD 1.939,66 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka AS turun 1,7 persen menjadi USD 1.944,70.

Nilai tukar Dolar naik 0,5 persen lebih lanjut pulih dari level terendah lebih dari dua tahun di sesi terakhir.

Permintaan untuk barang-barang buatan AS meningkat lebih dari yang diharapkan pada Juli lalu, sementara datamanufaktur AS hari Selasa menunjukkan aktivitas yang dipercepat mendekati level tertinggi dua tahun pada Agustus.

Hal ini meningkatkan optimisme tentang pemulihan yang stabil. Investor sekarang fokus pada laporan klaim pengangguran AS awal Kamis dan data penggajian non-pertanian pada Jumat.

Cenderung Turun

Harga emas harus tetap didukung karena pembeli cenderung turun tajam di tengah kekhawatiran berlanjutnya pandemi dan lingkungan suku bunga yang lebih rendah, kata George Gero.

Direktur Pelaksana di RBC Wealth Management, mengatakan dalam sebuah catatan – SOLID BERJANGKA