PT SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG – Harga emas turun ke level terendah lebih dari satu minggu pada perdagangan Rabu atau Kamis waktu Jakarta.

Harga emas tertekan oleh kekhawatiran atas tagihan stimulus AS dan penguatan dolar setelah Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuan.

Harga Emas

Hharga emas di pasar spot turun 0,36 persen menjadi USD 1.844,61 per ounce, setelah sebelumnya menyentuh level terendah sejak 18 Januari. Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,6 persen pada USD 1.844,90.

Nilai tukar dolar AS rebound ke level tertinggi lebih dari satu minggu terhadap saingannya, membuat harga emas lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain.

USD 1,9 triliun (stimulus AS) cukup ambisius dan saya kira (Presiden) Biden tidak memiliki dukungan untuk melewatinya,” kata Haberkorn.

Itulah alasan lain mengapa harga emas tidak mencoba untuk kembali ke atas USD 1.900 terang dia.

Stimulus AS

Rencana stimulus pemerintahan Biden menghadapi tentangan kuat dari Partai Republik atas besaran paket tersebut.

Konsisten dengan ekspektasi pasar, pembuat kebijakan Federal Open Market Committee mengatakan pihaknya mempertahankan suku bunga pinjaman jangka pendek acuan mendekati nol dan mempertahankan program pembelian aset yang membuat Fed membeli setidaknya USD 120 miliar sebulan.

Untuk mendorong emas menuju ujung atas kisaran (sempit), (The Fed) perlu mengadopsi nada yang cukup dovish, yang akan mendorong imbal hasil 10-tahun AS kembali di bawah -1 persen yang akan membantu harga emas,” kata Kepala Analis Pasar CMC Markets UK Michael Hewson.

Kebijakan moneter yang mudah cenderung membebani imbal hasil obligasi pemerintah, meningkatkan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Logam Lainya

Selain harga emas, harga perak turun 0,4 persen menjadi USD 25,35 per ounce. Platinum merosot 2,3 persen menjadi USD 1.072,57, setelah menyentuh level terendah sejak 12 Januari di USD 1.056,70.

Sedangkan Palladium turun 0,9 persen menjadi USD 2.304,39 per ounce, setelah jatuh ke level terendah sejak 21 Desember di USD 2.292,90 di awal sesi – PT SOLID GOLD BERJANGKA