Emas Sentuh Level Terendah Sejak Agustus – PT Solid Gold Berjangka

PT SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG – Harga emas merosot lebih dari 2 persen pada penutupan perdagangan Rabu Kamis pagi waktu Jakarta. Penurunan harga emas ini karena tekanan akibat penguatan dolar AS.

Investor tengah menunggu tanggapan lebih lanjut dari bank Sentral AS di tengah ketidakpastian ekonomi.

harga emas di pasar spot turun 1,9 persen menjadi USD 1.862,56 per ounce, setelah mencapai level terendah sejak 22 Juli di USD 1,861.60 per ounce.

Sedangkan harga emas berjangka AS turun 2,1 persen menjadi USD 1.868,40 per ounce.

Emas saat ini mengambil isyarat dari dolar AS dan kekuatan dolar AS terus membebani emas,” kata analis Standard Chartered Suki Cooper.

Harga emas akan terus diuji dari posisi terendah dari awal Agustus. Level dukungan teknis berikutnya adalah sekitar USD 1.840 per ounce, namun harga mendekati wilayah oversold tambah dia.

Indeks dolar AS mencapai level tertinggi dalam delapan minggu

Tentu saja hal ini meredupkan daya tarik emas bagi pemegang mata uang lainnya.

Harga emas turun, meskipun saham AS melemah setelah data menunjukkan aktivitas bisnis AS turun pada bulan September.

Investor menunggu dan mengawasi apa yang akan dilakukan bank sentral utama selanjutnya. Saat ini sebagian besar kebijakan moneter dan fiskal yang tersedia telah diterapkan. ” jelas Phillip Streible, kepala analis Blue Line Futures di Chicago.

Sebelumnya, harga emas baru-baru ini sangat bergantung pada pasar saham. Dengan keadaan seperti itu, analis dengan hati-hati mengamati potensi pergerakan uang tunai jika ada aksi jual di pasar utama.

Harga emas terus diperdagangkan di tengah kisaran USD 1.900- USD 2.000 per ons. Pada Jumat pekan lalu, emas berjangka Comex Desember diperdagangkan pada USD 1.958, naik 0,46 persen pada hari itu – PT SOLID GOLD BERJANGKA