Emas Melemah Tipis Seiring Penguatan Dolar AS – Solid Gold Berjangka

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG – Jakarta Harga emas turun dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Selasa karena dolar menguat. Ini juga membatasi arus masuk ke logam safe-haven meskipun ada beberapa kekhawatiran atas lonjakan kasus COVID-19.

Harga emas di pasar spot sedikit berubah pada USD 1.811,51 per ons pada 13:33. ET. Sementara harga emas berjangka AS ditutup naik 0,1 persen menjadi USD 1,811,40.

Dolar AS mencapai level tertinggi 3 bulan, mengurangi daya pikat emas Namun, lonjakan kasus virus corona di Amerika Serikat dan negara-negara lain mendorong beberapa pembelian safe-haven emas batangan dalam sesi terakhir, dengan emas rebound sebanyak 1,7 persen dari palung satu minggu Senin.

Banyak orang di pasar emas telah mengalihkan pandangan mereka tahun ini,tetapi jika kita mendapatkan lebih banyak berita buruk di depan COVID dan ekuitas melemah, Anda bisa mendapatkan pembelian di pasar,” kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Sementara itu, data pada hari Selasa menunjukkan ekspor emas Swiss ke India naik tipis bulan lalu. Sementara pengiriman ke China daratan turun.

Permintaan fisik memiliki ruang lingkup untuk menyangga penurunan harga emas karena bank sentral tetap menjadi pembeli bersih dan mengingat permintaan konsumen yang terpendam saat toko India dibuka kembali,” kata Suki Cooper, analis di Standard Chartered.

Harga emas bertahan di atas level USD 1.800 per ounce, tetapi analis mengatakan jika logam mulia ini bisa reli menuju posisi USD 1.920 per ounce.

Atau sebaliknya memicu aksi jual dan membawa emas ke posisi USD 1.600 pada pekan ini – SOLID GOLD BERJANGKA