Harga Emas Diprediksi Akan Terus Menguat – Solid Gold

SOLID GOLD PALEMBANG – Harga emas menghadapi banyak volatilitas pada pekan lalu. Pertama turun lebih dari USD 40, kemudian naik kembali menuju USD 1.900 per ounce, pada Hari Senin menurut para analis, tren bullish pada emas masih jauh dari selesai.

Harga emas sangat sensitif terhadap taper talk bank sentral Amerika Serikat (AS), dolar AS, dan US treasury yield.

Setiap lonjakan pada tiga hal tersebut mengarah kepada penurunan harga emas, sedangkan jika sebaliknya memicu reli emas.

Pasar sensitif terhadap taper talk. Kamis, kita melihat pergerakan lebih tinggi pada imbal hasil dan dolar, dan orang-orang panik. Emas dibuang, dibantu oleh faktor-faktor teknis,

Namun aksi jual dengan cepat berbalik pada Jumat 4 Juni 2021, karena emas menerima dorongan dari laporan ketenagakerjaan AS yang mengecewakan periode Mei.

jika pekerjaan terus buruk, maka the Fed tidak akan melihat inflasi sebagaimasalah. “Dan imbal hasil juga tidak akan beraksi, yang artinya bagus untuk emasEmas dalam kisaran baru antara USD 1.855 dan USD 1.935. “USD 1.920 adalah batas atas yang bisa di capai pekan depan

Menurut senior broker komoditas RJO Futures, Bob Haberkorn, secara keseluruhan tren bullish emas pada Mei masih utuh atau belum terganggu.

Tren naik akan berlanjut berdasarkan data ketenagakerjaan ini. Emas akan mencoba kembali ke level tertinggi Agustus. Saya melihat emas diperdagangkan kembali ke USD 1.920 pada awal pekan depan pekan ini – SOLID GOLD