Dolar Perkasa Emas Tumbang dibarengi Saham Jepang Naik – Solid Gold Berjangka

SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG – Harga emas turun pada hari Senin (Selasa pagi WIB) karena investor lebih menyukai keamanan dolar dalam menghadapi kekhawatiran yang meningkat.

Dilansir dari Reuters, harga emas di pasar spot turun 0,4 persen menjadi USD 1.308,18 per ounce. Harga emas berjangka AS turun 0,5 persen menjadi USD 1.311,9 per ounce.

Faktor besar di sini adalah penguatan dolar AS, yang didukung oleh sengketa perdagangan, kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas TD Securities di Toronto.

Belum tercapainya kesepakatan antara AS dan China melemahkan mata uang pasar berkembang global dan itu berarti, secara relatif, dolar AS lebih baik, yang negatif untuk emas, katanya.

Harga emas turun pada Selasa pagi karena investor lebih menyukai keamanan dolar dalam menghadapi kekhawatiran  karena perang dagang Amerika Serikat (AS)-China dapat memperlambat pertumbuhan global.

Dilansir dari Reuters, harga emas di pasar spot turun 0,4 persen menjadi USD 1.308,18 per ounce. Harga emas berjangka AS turun 0,5 persen menjadi USD 1.311,9 per ounce.

Faktor besar di sini adalah penguatan dolar AS, yang didukung oleh sengketa perdagangan, kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas TD Securities di Toronto.

Belum tercapainya kesepakatan antara AS dan China melemahkan mata uang pasar berkembang global dan itu berarti, secara relatif, dolar AS lebih baik, yang negatif untuk emas, katanya.

Saham Jepang Naik Setelah Liburan Dengan Pembicaraan Perdagangan Dicermati

Saham Jepang naik seiring pasar dibuka kembali setelah akhir pekan yang panjang, dengan investor didorong oleh tanda-tanda bahwa pembicaraan perdagangan antara AS dan Tiongkok mengalami kemajuan.

Topix naik 0,8% ke level 1.551,15 pada 9:06 pagi di Tokyo dan Nikkei 225 gain  0,8% ke level 20.495,2.

Sementara itu, Yen melemah 0,1% ke level 110,49 per  dolar Indeks Topix didukung oleh produsen elektronik dan kimia, sementara saham real  estat dan telekomunikasi turun.

Pemerintahan Trump mengatakan pada hari Senin bahwa presiden AS masih ingin bertemu dengan Xi Jinping dalam upaya untuk mengakhiri perang dagang.

Para negosiator dari dua negara ekonomi terbesar dunia itu memulai putaran pembicaraan terakhir mereka minggu ini.

Bursa Asia Bergerak Lebih Tinggi; Dolar AS Tahan Gain

Saham Asia diperdagangkan lebih tinggi pada hari Selasa dengan kenaikan terbesar terlihat di Jepang setelah yen melemah. Dolar mempertahankan kenaikan dan Treasury 10-tahun stabil.

MSCI Asia Pacific Index menguat 0,3 persen. Indeks S & P / ASX 200 Australia  naik 0,3 persen. Meskipun gain di Tokyo dirasakan karena para pedagang kembali dari liburan, pasar tetap menjadi sandera pada putaran penting perundingan perdagangan berikutnya.

Ekuitas bergerak lebih tinggi di Sydney dan Seoul, sementara futures menunjukkan awal yang lebih lemah di Tiongkok dan Hong Kong.

Sebelumnya, Indeks S&P 500 mengakhiri hari sedikit berubah setelah melayang di wilayah positif dan negative selama sebagian besar sesi.

Dolar memasuki reli terpanjang sejak Januari 2016, memulihkan penurunan year-to-date seiring bank sentral di seluruh dunia lebih condong ke sisi dovish yang mana meningkatkan daya tarik relatif dari greenback – SOLID GOLD BERJANGKA 

Sumber : Investing