The Fed Buat Dolar AS Anjlok Emas Mengganas – PT Solid Gold Berjangka

PT SOLID GOLD BERJANGKA PALEMBANG – Dolar Amerika Serikat (AS) anjlok, sementara harga emas menguat setelah bank sentral Federal Reserve menyampaikan peringatan tentang dampak pandemi Covid-29 terhadap prospek ekonomi.

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas Comex kontrak Desember 2020 naik 7,20 poin atau 0,36 persen ke level US$1.983,90 per troy ounce pada perdagangan hari ini, Kamis  pukul 8.11 pagi WIB.

Indeks Dolar

Sebaliknya, indeks dolar AS, yang melacak pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama, terpantau lanjut melemah 0,13 persen atau 0,124 poin ke posisi 93,329, setelah berakhir terkulai 0,26 persen di level 93,453 pada perdagangan Rabu .

Rapat Federal Open Market Committee yang berakhir Rabu waktu setempat atau Kamis dini hari WIB memutuskan untuk mempertahankan tingkat bunga acuan di kisaran 0 persen sampai dengan 0,25 persen.

Lagkah Darurat

Gubernur The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa otoritas kebijakan moneter AS ini akan menggunakan instrumen apapun yang dibutuhkan demi memulihkan perekonomian dari dampak pandemi virus Corona.

Selain itu, The Fed akan memperpanjang langkah-langkah darurat termasuk swap line likuiditas sementara guna memastikan sistem keuangan global memiliki akses ke pasokan dolar AS.

Dalam komentar pascarilis pernyataan The Fed, Powell memperingatkan AS menghadapi kemerosotan ekonomi paling parah dalam seumur hidup dan bahwa perjalanan ke depan untuk ekonomi “sangat tidak pasti”.

Powell meyakini pemulihan ekonomi membutuhkan waktu yang tidak sebentar bahkan ketika kegiatan perekonomian kembali dibuka dan orang-orang kembali bekerja.

Penguatan Emas

Sementara itu, dengan ekspektasi lebih banyak stimulus di depan mata, Goldman Sachs Group mengatakan emas adalah mata uang pilihan terakhir di tengah ancaman inflasi terhadap dolar AS. Goldman memproyeksi penguatan emas hingga mencapai US$2.300 per troy ounce – PT SOLID GOLD BERJANGKA